Minggu, 12 April 2015

Tugas 06 April 2015


ISU-ISU PENDIDIKAN ISLAM DI MADRASAH

Dalam dunia pendidikan islam, salah satunya adalah madrasah,  merupakan lembaga pendidikan yang berciri khas Islam yang memiliki nilai jual yang tingga pada kala itu serta menarik perhatian masyarakat dewas ini. Minat ummat Islam terhadap madrasah sebenarnya cukup tinggi.  Di beberapa daerah, jumlah siswa madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah bahkan lebih banyak daripada jumlah siswa Sekolah Dasar atau SLTP. 
Di mata mereka, madrasah memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan sekolah umum.  Madrasah, terutama yang ada di dalam pondok pesantren, memberikan bekal mental keagamaan (keimanan dan ketaqwaan) yang kuat kepada siswanya. Selain itu juga, di madrasah juga para siswa di ajarkan ilmu-ilmu umum yang ada pada sekolah umum lainnya. Sehingga di madrasah itu sudah lengkap ada keagamaan dan keduniawian.
Namun patut disayangkan, kualitas lembaga pendidikan madrasah pada saat ini berada dibawah standar, baik dilihat dari segi agama maupun dari segi pendidikan umumnya. Di bidang pendidikan agama madrasah ini kalah dari madrasah yang ada di dalam pesantren, di bidang pendidikan umum madrasah kalah dari sekolah umum yang ada di sekitarnya.
Madrasah yang ada di dalam pondok masih agak lumayan, walaupun kualitas pendidikan umumnya mungkin kalah jika dibandingkan dengan standar sekolah umum tetapi di bidang pendidikan agama kebanyakan dari mereka memiliki kualitas di atas standar. Sedangkan di sekolah umum, mereka lebih maju dari pada madrasah yang ada walaupun dari segi agama mereka kurang.
Pada dasarnya permasalahan yang ada dimadrasah itu bukan dari murid, guru ataupun sekolah itu sendiri. Melainkan semua komponen yang ada dalam ruang lingkup sekolah juga menjadi penyebab kenapa madrasah pada saat ini kurang eksis di kalangan masyarakat. Diantaranya adalah
1)    Kurikulum yang digunakan sekolah itu sendiri. Karena akan menentukan pelajaran apa yang akan di sampaikan
2)    Kurangnya tenaga pengajar yang profesional di madrasah. Sehingga menyebabkan madrasah memiliki guru yang kemampuannya di bawah standar.
3)    Struktur organisasi yang ada disekolah
4)    Proses pendidikan yang ditempuh siswa, baik dalam kelas atau luar kelas
5)    Siswa dan tempat pendidikan itu dilaksanakan.
Dalam madrasah, di perlukan stategi dalam meningkatkan mutu pendidikan yang ada di madrasah itu sendiri agar tercapai pendidikan yang diharapak oleh masyarakat. Perlu diketahui strategi adalah suatu cara dalam bertindak yang akan digunakan agar tercapai hasil optimal oleh si perancang strategi itu. Sedangkan mutu adalah ukuran nilai/penghargaan yang diberikan kepada barang atau jasa berdasarkan pertimbangan kerja yang dihasilakn oleh barang atau jasa itu sendiri.
Ada beberapa kelemahan yang dimiliki oleh madrasah, yaitu :
1.     Secara struktural, pola kebijakan penyelenggaraan madrasah cenderung bersifat sentralistik. Hampir setiap urusan diatur dan dikendalikan secara terpusat, mulai dari sistem pengelolaan lembaga sampai kepada teknis pengelolaan pembelajaran. Sedangkan karena guru hanya bertindak sebagai operator.
2.      Secara manajerial, sistem pengangkatan tenaga pendidik yang berlum profesional dan masih bermakna defendent, keadaan ini cenderung mempengaruhi proses perkembangan madrasah. Begitu juga dengan pengangkatan dan pembinaan kepala sekolah sebagai figur sentral di sekolahnya.
3.      Secara finansial, madrasah dalam posisi ini masih sangat kekurangan. Perhatian pemerintah dirasakan belum begitu optimal bila dibandingkan dengan sekolah-sekolah umum lainnya.
4.     Secara potensial, pemberdayaan peran serta masyarakat baru pada kepentingan dukungan finansial dan terbatas lewat BP3, sedangkan sumber-sumber daya pendidikan yang lainnya masih belum terjamah secara optimal untuk penyelenggara pendidikan.
5.     Belum adanya organisasi yang berjuang sungguh-sungguh untuk kepentingan madrasah secara umum.

Dalam rangka untuk meningkatkan mutu madrasah baik secara kualitatif dan kuantitatif. Perlu dilakukan strategi untuk meningkatkan mutu tersebut. Namun, dalam hal dibutuhkan kerjasama dan keterlibatan semua pihak yang berkepentingan dengan madrasah. strategi peningkatan mutu madrasah yang dapat dilakukan dengan usaha sebagai berikut :
1.     Akuntabilitas proses
Merupakan suatu proses yang dapat diminta pertanggung jawabannya atas apa yang sudah dikerjakan.
2.     Profesionalisme
Di dalam madrasah, guru dan kepala sekolah haruslah yang profesional dalam bidangnya serta mempunyai pengalaman. Jangan sampai guru PAI mengajar Biologi atau pelajaran lainnya. Atau kepala sekolah yang diangkat karena hubungan saudara, bukan karena keahlian.
3.     Meningkatkan anggaran biaya
Hal ini dilakukan agar mutu pendidikan di madrasah dapat semakin maju, baik sarana maupun prasarana yang ada. Pihak sekolah juga harus pintar dalam mencari biaya untuk operasional sekolah. Jika gaji para guru mencukupi maka pembelajaran kepada siswa bisa lebih optimal.
4.     Menigkatkan peran serta masyarakat
Pihak sekolah harus dapat berkomunikasi dengan baik antara masyarakat sekitar serta wali murid. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami, mengawasi, dan membantu sekolah dalam pengelolaan termasuk dalam kegiatan belajar. Selain
5.     Evaluasi diri
evaluasi diri ini merupakan keadaan dimana kita dapat melihat tingkat keberhasilan proses pendidikan yang berlangsung serta kelemahannya sehingga dapat segera diperbaiki. Evaluasi merupakan hal yang penting karena dengan evaluasi kita dapat mengetahui keberhasilan yang dicapai dan mana komponen-komponen yang akan diperbaiki untuk selanjutnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar