Minggu, 10 Mei 2015

Tugas 20 April 2015

Isu-Isu Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Umum

Pengertian Sekolah
        Pengertian sekolah sendiri adalah suatu lembaga yang memang dirancang khusus untuk pengajaran para murid (siswa) dibawah pengawasan para guru. Sedangakan dalam kamus besar bahasa Indonesia pengertian sekolah adalah
a.   Bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima danmemberi pelajaran.
b.  Sebuah tempat pertemuan dimana peserta didik untuk belajar.
c.   Sebuah tempat usaha untuk menuntut kepandaian (ilmu pengetahuan
Model Pembelajaran di Sekolah Umum
1.   Model Dikotomi
Pada model ini, aspek kehidupan dipandang dengan sangat sederhana dankata kuncinya adalah dikotomi atau diskrit. Segala sesuatu hanya dilihat dari duasisi yang berlawanan yakni pendidikan agama dan pendidikan non-agama.
2.   Model Mekanisme
Model mekanisme ini memandang kehidupan terdiri atas berbagai aspekdan pendidikan dipandang sebagai penanaman dan pengembangan seperangkat nilai kehidupan, yang masing-masing bergerak dan berjalan menurut fungsinya.
3.   Model Organism atau Sistematik
Dalamkonteks pendidikan Islam, model organism bertolak dari pandangan bahwa aktivitas kependidikan merupakan suatu sistem yang terdiri atas komponen-komponen bersama dan  bekerja sama secara terpadu menuju tujuuan  tertentu,  yaitu  perwujudan hidup yang religius atau dijiwai oleh ajaran dan nilai-nilai agama.
Dalam pelaksanaannya, diakui PAI mengalami banyak tantangan diantaranya; Minimnya jam pelajaran yang diberikan. Dalam waktu yang singkatitu, guru harus menyampaikan materi yang cukup padat terhadap peserta didik.Maka diperlukan suatu pendekatan yang efektif agar materi PAI dapatdisampaikan secara bermakna, sehingga dapat mengoptimalkan sedikitnya jammata pelajaran di sekolah.
Ada beberapa pendekatan yang digunakan baik itu pada tingkat sekolah dasar maupun menengah, yakni
a)    Pendekatan keimanan, yaitu memberikan peluang kepada peserta didik untukmengembangkan pemahaman adanya tuhan sebagai sumber kehidupan makhlukdi alam ini.
b)    Pendekatan pengalaman, yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didikuntuk mempraktekkan dan merasakan hasil-hasil pengalaman ibadah dan akhakdalam menghadapi tugas-tugas dan masalah dalam kehidupan
c)     Pendekatan pembiasaan, yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk membiasakan sikap dan perilaku yang sesuai dengan ajaran islam dan budaya bangsa dalam menghadapi masalah kehidupan.
d)    Pendekatan pembiasaan, yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didikuntuk membiasakan sikap dan perilaku yang sesuai dengan ajaran islam dan budaya bangsa dalam menghadapi masalah kehidupan.
e)     Pendekatan rasional yaitu memberikan peran pada akal peserta didik dalammemahami dan membedakan berbagai bahan ajar dalam standar materi sertakaitannya dengan perilaku yang baik dan buruk dalam kehidupan.
f)      Pendekatan emosional yaitu upaya menggugah perasaan peserta didik dalammenghayati perilaku yang sesuai dengan ajaran agama dan budaya bangsa.
g)     Pendekatan fungsional yaitu menyajikan bentuk semua standar materi (Al-Qur’an, keimanan, akhlak, fiqih, dan tarikh) dari segi manfaatnya bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari dalam arti yang luas.
h)    Pendekatan keteladaan yaitu menjadikan figure guru agama dan nonagamaserta semua pihak sekolah sebagai cermin manusia yang berkepribadian 

Prinsip pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang harus diperhatikan guru yaitu:
1.  Berpusat pada siswa
2.  Belajar dengan melakukan Belajar bukan hanya sekedar mendengarkan, mencatat sambil duduk di bangku,akan tetapi belajar adalah proses beraktivitas.
3.  Mengembangkan kecakapan sosial
4.  Mengembangkan fitrah bertuhan
5.  Mengembangkan keterampilan pemecahan masalah
6.  Mengembangkan kreativitas siswa
7.  Mengembangkan pemanfaatan ilmu dan teknologi
8.  Menumbuhkan kesadaran sebagai warga negara yang baik
9.  Belajar sepanjang hayat
10.         Mendorong siswa mencari ilmu di mana pun ia berada


Tidak ada komentar:

Posting Komentar